Walaupun pengakuan PBNU tidak pernah dilegalkan sebagai produk muktamar NU manapun; dalam berbagai kesempatan, KH. Yahya Staquf sebagai Ketum dan KH. Miftachul Achyar sebagai Rais Aam, mengakui keshahihan klaim Nasab Baalwi sebagai dzurriyat paternal Husein bin Ali, dan dengan sendirinya klan Baalwi adalah dzurriyat Rasulullah Muhammad bin Abdullah SAW.

Pertanyaan berikutnya, apa konsekuensinya bagi aqidah NU ?
Klan Baalwi, dalam hal ini dari marga Assegaf dan cadet branchnya, adalah sekelompok populasi yang berasal dari haplogroup G-Y32613 sesuai dari laman https://www.familytreedna.com/public/baalawi?iframe=ydna-results-overview dan https://www.familytreedna.com/public/garabia?iframe=ydna-results-overview.
Definisi haplogroup sesuai laman dari ISOGG adalah kelompok populasi genetik orang-orang yang memiliki SATU moyang yang sama dari garis keturunan ayah atau ibu. Konsekuensinya adalah karena G-Y32613 adalah subclade dari G-Y32612, dan G-Y32613 baru berumur 900 tahun , maka Ali bin Abi Thalib dan Rasulullah SAW versi PBNU dan Baalwi adalah berasal dari Haplogroup G-Y32612. Demikian juga Nabi Ibrahim dan seluruh keturunan paternalnya juga berada di haplogroup G-Y32612. Haplogroup G-Y32612 sendiri sudah berumur 7600 tahun
Pada tahun 2019, Sayid Naseer bin Jamil bin Naseer bin Jamil bin Ali Al Awn, keturunan Syarif Mekah, Awn Ar Rafiq, mengumumkan hasil test DNAnya adalah dia berasal dari Haplogroup J-FGC9585 . Penyelidikan dari Hadi Amili juga menunjukkan bahwa keturunan Nabi dari Hasan dan Husein juga parallel dengan genetik Nasser. Misalnya; Bani Aftasi, Musawi, Zaidi, Araji Husaini di Iran, Iraq, Mesir, Saudi, Lebanon berada di J-FGC30416. Bani Ghomari Hasani (keturunan Ibrahim Al Ghamr) di Saudi, Iraq, Iran, dan Yaman berada di J-CTS8038. Bani Musawi Hasani (Keturunan Musa Al Jun) di Saudi dan Jordan berada di J-FGC8702. Keturunan Nabi yang lain, Zainabiyun karena dinisbatkan ke Ali al Zainabi, putra Sayidah Zainab binti Ali, berada di J-FGC67360. Ali Al Zainabi juga Bani Hasyim karena kakek paternalnya, Jafar bin Abi Thalib adalah kakak dari Ali bin Abi Thalib. Baik Hasani, Husaini, dan Zainabi berada pada J-FGC8703, sehingga bisa disimpulkan kakek mereka, Abi Thalib adalah TMRCA dari J-FGC8703. Rasulullah SAW adalah keponakan terkasih dari Abi Thalib. Parent haplogroup dari J-FGC8703 adalah J-L859, dengan sendirinya Rasulullah, Ali bin Abi Thalib dan seluruh sepupu paternalnya berada pada haplogroup J-L859. Penulis juga membuktikan Rasulullah berada di haplogroup J-L859
Apa konsekuensi aqidahnya bagi PBNU dan NU ?
Ada dua versi Rasulullah yang diyakini. PBNU dan Baalwi meyakini Muhammad bin Abdullah adalah seorang lelaki dari haplogroup G-Y32612, sedangkan dari kalangan mainstream muslim di penjuru bumi menerima Rasulullah SAW dari J-L859. Rasulullah tentu saja hanya bisa berasal dari G-Y32612 atau J-L859, tidak bisa sekaligus G-Y32612 dan J-L859. Konsekuensi lebih jauh adalah Nabi Ibrahim dan seluruh keturunan paternalnya juga ada dua versi, G-Y32612 dan J-YSC00000234. J-YSC000000234 adalah parent haplogroup dari Adnani dan Kohanim yang telah melakukan test YDNA seperti Bani Saud, Bani Tamim, Bani Jarrah, Bani Katzenellenbogen, dan Bani Kohen.
Maka, segala doa dan shalawat PBNU dan klan Baalwi ditujukan kepada Muhammad bin G-Y32612. Shafaat yang dijanjikan pada mereka juga berasal dari Muhammad bin G-Y32612. Doa pada tahiyat akhir shalat mereka juga ditujukan kepada Muhammad dan Ibrahim yang bin G-Y32612. Perlu dicatat disini, usia haplogroup G-Y32612 lebih tua daripada Nabi Ibrahim AS, lebih dari 1000 tahun.
Sedang yang menerima bahwa Rasulullah SAW berasal dari J-L859, maka seluruh doa dan shalawat mereka ditujukan kepada Rasulullah bin Abdullah bin J-L859. Syafaat yang dijanjikan kepada mereka juga berasal dari Muhammad SAW bin J-L859. Tahiyat akhir yang mereka ucapkan ketika shalat ditujukan kepada Muhammad SAW bin J-L859 dan Ibrahim AS bin J-Z2313 (J-Z2313 adalah parent haplogroup dari J-YSC00000234).
Tentu saja cuma ada satu Muhammad dan satu Ibrahim. Hanya satu doa, shalawat, syafaat, dan tahiyat yang benar, entah versi J-YSC000000234 atau versi G-Y32612. Allah SWT sudah menuliskan arahnya sejak 14,5 milyar tahun yang lalu ketika DIA memantik BIG BANG. Kelak, Muhammad SAW dan Ibrahim AS yang benar yang akan menunjukkan kebenarannya. Meyakini Muhammad SAW dan Ibrahim AS sebagai Rasulullah adalah fundamental dalam aqidah Islam, tapi hanya satu Muhammad SAW dan Ibrahim AS, entah versi G-Y32612 atau J-YSC00000234 yang benar. Yang pasti, hanya salahsatu yang benar, dan secara scientific, versi J-YSC00000234 adalah satu-satunya versi untuk Muhammad dan Ibrahim yang benar.
